Kamis, 14 Mei 2015

Biru Jingga - a Short Love Story

Nada Jingga memonyongkan bibirnya dan menghela nafas berat
Kembali dibukanya tray 5 dan menarik perlahan kertas yang terjebak di sana
Berkali - kali printer multifungsi itu ngadat
Pekerjaan cetak dokumen yang dikerjakannya selama 10 menit terakhir masih belum selesai juga
Setelah lampu indikator mesin berwarna hijau, ia mengusap lembut MFP itu, "C'mon be nice to me" dan dokumen yang ia cetak mulai keluar satu persatu ...

Perhatiannya teralih pada sesosok pria yang melintas di sampingnya
"Siapa ya," tanyanya dalam hati
Pria itu menghentikan langkahnya tak jauh dari Jingga
Jingga membalik tubuhnya
Dan pandangan mereka bertemu
Piipp .... piiippp ... piiipp
Suara MFP menandakan dokumen Jingga selesai dicetak
Mereka masih terpaku menatap satu sama lain tanpa berkata - kata
"Udah selesai mba nge-print-nya", staf yang mengantri menggunakan MFP di belakang Nada nampak putus asa
Jingga kembali turun ke bumi
"Ah ... sudah, silakan pakai, maaf lama"
Pria itu tersenyum simpul

Biru mendengarkan penjelasan pria yang ada di hadapannya
Pria yang akan ia gantikan posisinya
Ya, mulai bulan ini dia resmi pindah ke kantor cabang ini
Ini merupakan lompatan yang luar biasa bagi seorang Biru
Ia berharap banyak dengan cabang ini
Untuk karir dan kehidupannya
Ia serius menyimak semua permasalahan yang menjadi tugas yang harus ia selesaikan segera di awal
Tapi berkali - kali pikirannya terusik oleh wanita yang ia temui beberapa jam yang lalu

Kening Jingga berkerut demi melihat nominal rincian biaya yang mungkin ia keluarkan nanti
"Makasi ya, Dok, coba saya pikirkan lagi nanti, saya kabari dokter segera kalo saya sudah putuskan mau bagaimana," kata Jingga
"Tidak perlu terburu - buru, pastikan saja kamu siap, tidak hanya dari segi biayanya tapi juga kesiapan mentalmu"
Nada tersenyum datar dan mengambil tas tangannya. Ia keluar dari ruang praktek dokter bedah itu dan menatap wanita - wanita muda dengan wajah putus asa di ruang tunggu.
Pikirannya melayang ke pria yang ia temui tadi pagi di kantor

Dua minggu setelahnya,
Biru Langit menatap tempat itu
Sebuah boks 1.5 x 1.5 yang akan menjadi ruang kerjanya
Selama ....
Entahlah ....

Jantung Nada berdebar kencang ketika melangkahkan kakinya mendekati pria itu
Pria itu beranjak dari kursinya, seakan tahu Jingga akan menemuinya
Biru nampak salah tingkah
Jingga mengambil nafas dalam - dalam
"Biruuuu .... welcome to your new office" senyum lebar terbingkai di wajah Jingga
Senyum Jingga tulus, senyum bahagia, senyum penuh harapan, senyum dengan tag "I really interested to you, come and get closer to me"
"Jinggaaaa, masi penyesuaian ni" Biru tertawa lebar
Mereka saling berjabat tangan dan menatap satu sama lain
Jabatan selamat datang, jabat tangan lumrah sebagai rekan kerja, jabat tangan pertama yang bisa menggambarkan karakter seseorang
Jingga tersentak dengan jabatan tangan Biru
Begitu kuat, begitu mantap, begitu percaya diri
Jingga yang biasa mengejutkan pria dengan jabatan tangannya
Kali ini terkesima
Cukup lama mereka berjabat tangan, hingga Jingga merasa tangannya kesakitan, Jingga nyengir aneh
Ia tidak tahu bagaimana melepaskan jabatan tangan yang begitu erat dari seorang Biru
"Ehem ... uhuk uhuk " ... suara seorang staf Biru membuat mereka akhirnya melepaskan tangannya satu sama lain

Jingga menatap nominal saldo di rekening tabungannya
"Sedikit lagi," katanya pada dirinya sendiri

Drrrtttt .... handphone nya bergetar
Dia baca pesan LINE dari Biru, Aku jemput setengah jam lagi ya Jingga
Jingga menutup internet bankingnya, dia membalas Aye aye, Mr Blue
Ia beranjak ke kamar mandi
Sudah dua bulan Biru dan Jingga menjalin hubungan
Hubungan pertemanan yang dijalani dengan perasaan aneh yang ada di hati dan pikiran masing - masing
Sebuah kata yang tak terdefinisi
Bukan ... bukan cinta
Terlalu dini untuk mengucapkan kata sakral itu
Chemistry yang tak terjelaskan dengan reaksi asam basa maupun reaksi penggaraman sekalipun

Pim pim pim ...
Klakson mobil Biru terdengar di depan halaman kost Jingga
Nada keluar kamarnya, menuju balkon dan melambaikan tangannya pada Biru
Dari dalam mobil Biru mendongak ke atas, ia tersenyum, senyumnya yang khas a simple sophisticated unforgettable smile 
Nada memberikan isyarat dengan jari telunjuknya, Give me a minute, i'm going down asap
Ia kembali masuk ke kamarnya
Wangi parfum terbaru yang ia beli seminggu yang lalu tercium saat ia menutup pintu kamarnya
Perfect ...
Yap ... Jingga memastikan dirinya menggunakan parfum yang sama setiap dekat dengan seorang pria
Pria yang mendapat tempat di hatinya
Pria - pria ini selalu ia tandai dengan parfum baru dengan aroma yang ia sukai
Ada efek nostalgia yang akan kembali mengingatkan segalanya ketika hubungan itu berakhir
Dan sejauh yang Jingga ingat
Hanya ada 2 parfum sejauh ini
Artinya hanya ada 2 pria yang mampu membuatnya jatuh cinta
Meski pria yang keluar masuk dalam kehidupannya lebih dari angka itu

Biru merapikan tatanan rambutnya sembari menunggu Jingga masuk ke mobilnya
Ia mengajak Jingga keluar malam minggu ini
Doing some stuffs together
Dinner, watching movie, shop, and chat till late night at coffee shop
As friend ....
Not as a lover ....
Masih terlalu pagi untuk mengartikan gejolak yang ia rasakan pada Jingga sebagai cinta
Ia ingin memastikan segalanya dilakukan pada saat yang tepat
The perfect time ... is a must

Jingga masuk ke dalam mobil
Biru membawa Jingga  menuju mall terdekat
Setelah membeli tiket untuk jam pemutaran tercepat
Mereka mencari tempat untuk makan malam
Biru menarik kursi untuk Jingga
Jingga memasang wajah datar
Mereka memesan menu malam itu
Jingga seperti biasa nasi capcay dan teh tarik
Biru memesan chicken cordon bleu dan es teh tawar
Obrolan mengalir bagai air hujan yang turun deras malam itu
Mereka begitu cocok satu sama lain
Segala hal dapat menjadi topik menarik yang bisa dibahas oleh Biru dan Jingga

Malam itu hampir berakhir sempurna

Hingga saat mereka duduk dan saling bertatapan di coffee shop malam itu
"Tell me what your love story, Jingga" kata Biru
"What kind of story do you want to know" tanya Jingga 
"So you have many" tanya Biru
"I have ... and all of it just didn't work anyway"
"What do you mean?"
"If it works, aku ga jomblo sekarang, Biru"
"Oh .. I see"
"I don't want to talk about my past. I just hurt me over and over again"
"You have beautiful brown lonely eyes, Jingga. You must be suffering enough all this time"
Jingga tersenyum pahit
"I really want to help you , Jingga"
"Help me for what"
"Make you smile and your eyes shinning"
"How could you make it"
"Me and you together like this ... "
Biru menarik tangan Jingga ke dalam genggamannya
Jingga merasakan tangan Biru bergetar
"Let's we get out of here" kata Jingga

Sesampainya di dalam mobil
Mereka menatap satu sama lain
Menanti entah apa yang dinanti
Dan akhirnya it takes over
Mereka saling mendekatkan wajah masing - masing
They're kissing for the first time
So deep
So rough
So brave
Dinding keangkuhan mereka runtuh
Meski tanpa kata cinta terucap
Rasa yang tertahan sejak pertama kali mereka bertemu terlampiaskan
Rasa rindu tak terucap
Desiran rasa ingin memiliki yang beradu setiap mereka bertatapan
Luruh dalam derasnya hujan yang tak berhenti turun malam itu 

Biru mengantar Jingga pulang
Senyum bahagia terbingkai di wajah mereka
Sepanjang perjalanan Biru banyak bercerita
Jingga mendengarkan dengan seksama
Biru menceritakan kisah cinta masa lalunya
"Wanita terakhirku, aku ga tau apa bisa disebut kekasih atau tidak"
"Kenapa?" tanya Jingga
"Karena tak pernah ada kata cinta yang terucap dari mulut kami"
"How could it be?"
"Mungkin karena kami terlalu angkuh, sama - sama menanti"
"Trus akhirnya"
"Dia pergi meninggalkan aku, dengan alasan karena tidak ada kejelasan dalam hubungan kami"
"Kamu sendiri gimana sebenernya sama dia"
"Aku sayang sama dia, Jingga, tapi aku tak tahu apa itu cinta atau hanya sekedar rasa sayang" 
"Memang ada bedanya?'
"Ya ... tentu saja ada. Rasa sayangku sama dia tidak cukup untuk membuatku berani memintanya untuk jadi kekasihku"
"Lantas kenapa kamu ga nyatakan itu sama dia"
"Aku takut dia berubah"
"Jadi sampai saat ini kamu ga tau apakah dia mencintaimu atau tidak?"
"Begitulah ...."
Mereka terdiam
"Tapi aku sudah tidak terlalu memikirkannya Jingga. Aku pikir, mungkin dia memang bukan untukku"
"Kenapa kamu berpikir begitu"
"Terakhir aku bertemu dia. Dia menangis hebat. Dia cerita, kalo setelah kami berpisah, ia dekat dengan seorang pria. Dia bilang pria itu cinta dalam hidupnya"
"Kalo memang benar begitu, kenapa dia menangis?"
"Dia menyerahkan segalanya ke pria itu. Dan sekarang pria itu meninggalkannya"
"Kenapa?"
"Pria itu sudah beristri"

Mereka berdua terdiam lagi

"Apakah masalah terbesar buatmu adalah karena dia sudah tidak perawan?" tanya Jingga
"Begitulah"
"Bukankah kamu mencintainya?"
"Maaf, Jingga, memang aku mencintainya, tapi terkadang cinta tidaklah cukup"
"Kenapa? Bukankah cinta bisa menembus semua batas itu?"
"Tapi aku sebagai lelaki, sulit menerimanya Jingga, meski aku menginginkannya"
"Itu hanyalah raga, Biru, cinta itu lebih abadi dari sekedar seks"
"Tapi seharusnya dia mampu bersabar hingga waktunya tiba, Jingga"
"Siapa yang bisa tahu masa depan? Bukankah kita hidup di masa ini. Bukan masa lalu"
"Mengapa kamu begitu membelanya Jingga? Apakah kamu mau aku menerima dia dengan kondisinya saat ini?"
"Jika kamu memang mencintainya, jawabanku Iya. Setiap orang pernah melakukan kesalahan. Aku tidak membenarkan perbuatannya. Namun aku bisa paham jika dia melakukan itu atas nama cinta. Pastilah dia sudah sangat dalam pada pria itu"
"I wish my pride can take it"

Tak berapa lama, mobil yang dikendarai Biru sampai di depan kost Jingga
Jingga menerawang jauh ke depan
Biru memperhatikan Jingga
Kembali mata Jingga meredup
Mata yang sempat berbinar ketika bibir dan tubuh mereka saling bersentuhan
Biru menyentuh dagu Jingga dan mengarahkannya ke hadapannya
"Jingga, aku ingin hidup di masa sekaarang, sama kamu ... kita berdua. Aku cin ..."
Jingga melekatkan jari telunjuknya ke bibir Biru
"Don't say it ... Just don't" bisik Jingga
"Kenapa? Aku hanya ingin kamu tahu bahwa sejak pertama kali kita bertemu aku jatuh cin ... "
Kembali Jingga menekan telunjuknya, menutup bibir Biru
Diciumnya dalam dan lembut bibir itu
Bibir yang melahirkan senyum yang ia kagumi
Bibir yang membuatnya melayang beberapa waktu lalu
Bibir yang selalu mampu membuatnya semangat menjalani hari - harinya yang berat
Bibir yang hampir membuatnya hampir percaya segalanya akan menjadi lebih indah
Jingga menatap mata Biru
"Akupun merasakan hal yang sama ...." dan air mata menetes di pipi Jingga, " ... tapi seperti yang kamu bilang, cinta tidak cukup bagimu. Thanks for everything Biru, Goodbye"
Jingga keluar dari mobil dan disambut oleh derasnya air hujan 
Meninggalkan Biru yang terdiam tanpa kata, matanya menatap kepergian Jingga

"Halo ... bisa bicara dengan Dr. Risang?" tanya Jingga
"Dr. Risang sedang operasi, Bu, ada yang bisa saya bantu?"
"Kalo begitu, tolong jadwalkan saya operasi untuk minggu depan, Suster" kata Jingga



Song : Glad You Come - Wanted
--- thenakedwanderer ---




Rabu, 13 Mei 2015

Life Begin After Coffee - Kopi Muntu

Saya adalah anak kedua dari tujuh bersaudara
Untuk jaman modern saat ini ... saudara sebanyak itu seolah - olah kami ini hidup di jaman revolusi
Dimana slogan "Banyak Anak Banyak Rejeki" sering diucapkan sesepuh - sesepuh masa itu

Well .... penulis tidak serenta itu
My father has passed away on 26 June 2012
Maret tahun ini genap sudah 1000 hari beliau berpulang
Tempat peristirahatan beliau pun sudah rapi jali tertutup nisan
*makam Bapak lain dari makam lain yang ada di sekitarnya. Bedanya adalah adanya tempat duduk dari batu dan teras mini di bawahnya. Ini adalah ide kakak saya. Not a bad idea at all. Membuat kami bisa memanjatkan doa sembari menceritakan kisah kami, tanpa rasa kuatir kesemutan atau disemutin semut beneran.

Bapak meninggal di usia yang masih muda menurut saya
53 tahun
Tepat seminggu sebelum beliau merayakan ultahnya pada tanggal 2 Juli
Umur manusia .... hanya Tuhan yang tau berapa batasnya
Apakah almarhum berpikiran seperti slogan tersebut saat membuat kami
Mmmmmm .... I have to meet him at heaven, so i can ask him

Saya bertubuh pendek,, dengan postur yang proporsional dan berat badan yang ideal
Satu - satunya Hobbit di keluarga besar versi mini kami
Saya bener - bener keturunan mama saya
Apakah saudara - saudara saya yang lain tidak *loh
Mungkin gen ibu terlalu dominan dan yang dominan adalah fisik
Dan sifat keras kepala
Dan pecinta kopi

Saya mengenal kopi dari kecil
Kopi yang saya cicip untuk pertama kali adalah kopi Muntu
Itupun bukan saya yang membuat secara khusus untuk dinikmati sendiri
Murni ... hanya dari kebiasaan masa kecil
Ketika waktunya bersih - bersih rumah dan sampai di meja bapak saya
Ada sisa kopi hitam di gelas beliau yang belum habis
Yess ...
Saya yang ngabisin
Dengan dalih ... sayang kalo ga diminum


Kopi Muntu
Dari penampakannya memang tidak menarik
Bungkus dan desainnya belum berubah sampai hari ini
Masi pakai kertas buram dengan bahasa Indonesia ejaan lama
Dan foto si empunya usaha
Aroma kopi yang sedap itu tercium jelas
Dulu harga sebungkusnya Rp 2000 untuk ukuran 50g
Sekarang uda di harga Rp 9000
Apakah ada versi besarnya ... jujur belum pernah liat
Soalnya dari dulu mampunya dan adanya yang versi 50g

Dan ya ... itu kopi tubruk
Kopi hitam
Kopi yang menyisakan ampas tebal di dasar gelas setelah infusa sarat kafein itu habis ditenggak
Kopi yang disajikan dengan old fashioned
Kopi yang setelah diminum benar - benar bikin mata melek
Dan yang membuat saya mampu menjalani apapun yang akan terjadi hari itu

Tapi ... saat itu saya masi kecil
Masih duduk di bangku SD
Kebiasaan minum sisa kopi bapak saya lakukan diam - diam
Dan akhirnya ketika saya menginjak SMP
Saya mengalaminya
Ketagihan kopi
Seperti apa si ketagihan kopi itu ...
Masi teringat jelas semua efek - efek adiktif kafein yang saya rasa
Kepala pusing dan terasa super berat
Rasa cemas dan gelisah luar biasa
Membuat saya tidak bisa berpikir

Hanya satu yang saya ingat saat itu
Masa SMP daya ingat saya kuat sekali
Saya mampu mengingat berlembar - lembar mata pelajaran
Apakah efek kopi
Ato memang saya pintar ... *hooeeekk
Yang pasti saat itu saya merasa jadi orang paling jago menghapal
Bagaimana daya ingat saya sekarang

Jangan tanya ...

Apakah saat ini saya masi ketagihan kopi
Nope
I'm not a coffee addict anymore
I'm simply a coffee lover
I have a cup of coffee every morning
Just a simple coffee
Create and made by myself
Just an instant coffee, sugar, and creamer
The original blend
Dengan komposisi : 2.5 - 3 -  2
I start my every day

Bukan lagi kopi kelas berat macam kopi Muntu
Karena bukan hal mudah untuk menghilangkan kecanduan kopi
Tapi hell yeah ... i still love that coffee anyway
Tiap pulang kampung ... saya minum kopi nostalgia itu
Dan ya ... nikmatnya tidak pernah berubah 20 tahun yang lalu
Rasa dan aromanya
Seperti rasa cinta saya pada kopi yang tidak berubah hingga saat ini

Fyi ... kopi Muntu ini kopi lokal
Tidak tersedia bebas di pasaran
Saya pikir setiap tempat di Indonesia punya produk kopi lokalnya masing - masing
Dan kopi ini adalah produk lokal my little hometown
Kutoarjo
Peredarannya terbatas di wilayah Kedu dan sekitarnya
Dan dijual terbatas di toko - toko versi jadul
Jadi, buat kamu yang penasaran dengan rasanya
Kontak saya kaka ...
And I will give you free
Why free ...
Coz i want you to taste my first coffee experience
Try it ...
Then tell me
How does it taste ???



--- thenakedwanderer ---







The Chivas - a Sun Moon Star Story

Perhatian Jaune (baca : Zhun) dari layar komputer teralihkan oleh kedip merah hp yang ia letakkan di dekat monitor
Cek ...
Someone invite her as bbm friend .... name Verde
Who is Verde ??? She tries to remember all her friends ... Have no idea
Accept ... Verde is her friend now
And a woman she doesn't know being Verde's display picture
"His girlfriend huh ... just ordinary as she look" she said to herself
She put down her phone and keeps on doing her work

A week after
Someone stand beside her desk
"Hi .." said Verde with his strange gorgeus smile
She look at him... "Hello there ..."
They meet face to face for the first time

"So ... she older than you and she quit from her job bcoz you both will marry next year" kata Jaune
"Yep ... so she can request dayoff for our honeymoon after a year work in new company" jelas Verde
Jaune memandang foto Verde dan kekasihnya
"She's not pretty"
"Thank you."
"As far as i know, many people don't like her"
"I don't care what people talk bout her"
"Ok then, i'll say ... she's ugly, she looks like your sister, i don't like her, she tricks you ... you broke with your ex in the middle of breaktime, i think i'm a lil bit jealous with her .."
"You what ??"
"Forget it...." Jaune membalik tubuhnya, mengamati wajahVerde,
"I just think you can get better than her"
"Nope, i feel grateful having her as mine"
"Why do u feel so"
"You have no idea what we've been going through"
"Try me" tantang Jaune
Verde tersenyum, "Wanna have another shot?"
"How can i neglect? Give me two"
Verde beranjak dari ranjang, membuka botol Chivas yang terletak di samping televisi
Jaune mengagumi tubuh telanjang Verde tampak belakang
Verde berbalik, botol Chivas di tangan kanan dan dua gelas kaca di tangan kiri
"Come"
Jaune mendekati Verde, diambilnya satu gelas dari tangan kiri Verde, "Pour it"
Verde menuangkan Chivas ke dalam gelas
One shot
Two shot
Mata mereka terpejam merasakan panas, pahit, dan kuatnya 40% alkohol yang mereka tenggak 2 shot sekaligus
Jaune melingkarkan tangannya di leher Verde
"I like to drink, but i'm not an alcoholic or drunker, i'm not strong enough, three shots can make me fly ..."
"Come on ... we still have any ... "
Jaune menatap Verde "Why do we do this?"
Verde meletakkan botol dan gelasnya
Diambilnya gelas dari tangan Jaune
"Bcoz you and i need this ... we're far from our lover, and we need this, no strings attached"
"Oh yeah ... i remember now, the moment when we decided to do this"
Dua bulan setelah pertemuan pertama mereka, they're getting closer as cuddling buddy
Jaune menatap Verde
"No matter what happened to us, nothing can change our plans"
Verde tersenyum, "Yep, i will marry my girlfriend next year and you with yours"
Jaune mendekatkan bibirnya dengan bibir Verde
They kissing
They hugging
They touching
They seduce each other
Not a single clothes on their naked body
Lust drives their nite
A human need
An affection
Share an intimate thing
Abandon the sacred feeling
Just paradise on their own
Heaven under their creation
An unforgettable night

As long as Jaune remember
Verde broke a glass that night
As Jaune broke her own promises on that day
The day that already changed her life
Wiseman said making love makes women fallin in love
but just addicted to men

coz Love is the word that make Verde mad at Jaune
Then the broken glass bcome his statement


Song : Maps - Maroon 5
--- thenakedwanderer---








The Naked Wanderer

Yang ga tau arti judulnya ... mungkin belum kenal sama yang namanya Kenshin Himura
How could it be ????
Kenshin Himura adalah seorang tokoh dalam manga Jepang
Sebuah manga Jepang ato yang lebih familiar dengan sebutan komik berjudul Rurouni Kenshin
Rurouni means Wanderer
What is wanderer refers to ??



Wanderer ....
Awalnya penulis juga ga tau artinya apa
Tau artinya apa setelah memutuskan beli komik Samurai X di Gramedia setelah Kungfu Boy Premium habis dilalap
- Kungfu Boy Premium dibeli dalam rangka penulis mencari kegiatan baru untuk mengatasi kebosanan tingkat propinsi di kota ber-BH ini
- Ga cukup sabar menanti telpon dari mas2 dan mbak2 Gramedia, akhirnya memaksakan diri ngelanjutin baca nomer berikutnya tanpa nunggu bukunya available
- Setelah sampe ke nomor 14 ... cerita makin seru dan Gramedia masi belum menyediakan nomor lanjutannya
- Penulis gelisah
- Penulis galau
- Penulis merana
- Penulis pun akhirnya Goyang Dumang ... biar hati senang
- Dan saat menulis di baris ini, penulis mulai lapar ....
- Dan di saat lapar, aku bukan lah aku *korban iklan
- Genap 3 bulan setelah penulis punya laptop baru "Lenovo S210Touch" yang dibeli dengan tabungan sepanjang tahun 2014 secara cash --- halah, penting ya --- hahahhaha *penting donk kaka ... abis beli ni laptop, hamba makan cuma sekali sehari, makan siang nasi padang sedaun2 pisangnya yg buat bungkus ...
- Laptop ini akhirnya benar2 menjalankan tujuan dirinya dibuat dan dibeli, yaitu menghibur hanmba
- Laptop dibuka, turn on, login, nyalain wifi, buka Youtube, search Samurai X
- Gotcha .... finally si Kenshin dilanjutkan ke versi Anime with English Subtittle
- Dan dari sini lah hamba menemukan vocabulary baru "Wanderer" yang artinya pengelana

Pengelana atau pengembara atau pelancong ato musafir ini, bukan hasil cari di Google Translate ato Google Search ato English Dictionary (karena hamba ga punya)Asli dari menerka - nerka ... *ga usah protes
Jadi kalo mo tau artinya yang benar - sebenar2nya, mohon cek di situs dan media lain yang bonafid dan aduhai kredibilitasnya ... *kalo mau
Kalo udah tau, tolong kasi tau hamba yak .... *jangan pelit informasi
Hamba masi malas tingkat kabupaten untuk ngecek ... *mohon maaf sedalam2nya


Lalu kenapa Naked ???
Bukan karena penulis bugil di depan laptop pas buat ini tulisan
Bukan juga karena penulis porno
Tanpa ada maksud untuk menjadikan blog hamba dikunjungi para penulis "Naked" di search engine dengan segala kepentingannya ... *peace kakak
Dan tanpa perlu hamba jelaskan arti kata itu
Naked menjadi pilihan saya untuk user saya
Bukan lain dan tak bukan
Karena penulis ingin terbuka
Terbuka dalam tulisan - tulisan saya
Yang pahit

Yang manis
Yang hitam

Yang putih
Yang benar

Yang salah
Dan ya ... selalu ada jeda di antara 2 kata yang berlawanan itu
Jeda yang biasa disebut Grey Area *pasti lgs kebayang poster film 50 Shades of Grey ... hayo ngaku
Sebuah ruang kosong untuk diisi oleh kamu
Sebuah gap, cawan, sela ... untuk menuangkan hasil pemikiran, pengalaman, pendapat mengenai apa yang sudah saya lalui
Ya ...
Kamu
Kamu
Kamu
Yang uda mampir di blog saya dan membaca tulisan ini sampai end credit
Para pengembara, pengelana, pelancong, musafir kehidupan
Sudah sejauh mana perjalananmu
Sudah seberapa berarti kehidupanmu
Let me know ... and we share here



--- thenakedwanderer ---





Thanks WKM

It's already 11:41 PM when I start playing my finger on the keyboard
Not my whole fingers i use anyway, just 4-5 fingers instead ... *if u smile, congrats ... we're in the same team ..... wkwkwkwwk
Tonight when i staring at my screen, it less from one hour goes to the trully holiday
Yupz ... 14 Mei 2015 is Ascension Day
Adalah hari Kamis di minggu ketiga bulan Mei di tahun 2015, di kalender tanggal berwarna merah
dan hari Jumat terapit di antara 2 hari libur *syarat dan ketentuan berlaku
Sabtu

* Oh tentu saja kaka .... kan saya kuli kantoran (saya termasuk tipe kuli yang punya 2 hari libur dalam 7 hari = Sabtu dan Minggu). So Jumat, 15 Mei 2015 adalah HarPitNas (Hari Kejepit Nasional)

Jika luka yang terlihat ini belum sembuh ... *yang mana memang belum sembuh benar
mungkin saya lagi packing malam ini
Kenapa ???
Yupz ... i'll go home
Back to my sister house at BSD City
Run ... run ... and run again from city with ridiculous alphabet for car number .... BH
Why will i do run anyway ... well
This early 2015 everything doesn't run well for me
For my love life definetely

But hey ... I'm still here, sitting on my bed
And get busy on words

I'm little bit confuse when i have to make a tittle
Where do i have start
All beginning always hard
But i made it ... i made the tittle
Who's WKM anyway ...
I couldn't tell you
It just an initial
Someone that inspire me to do this
This ... make a blog again

I have one blog earlier, i use it to sell something
But i think ... i have to make a brand new one
Coz ... after all i had
I need all the new one
Include this

I don't care if only few people read my blog
I don't care if no one read my post
I don't care ...
I care bout myself
Me ... inside me who need some ultra healing

This blog will heal me
And maybe you
Yess you ... the one who kindly open and read this blog
You are maybe my answer
My all new friends .....


---- the naked wanderer ---